Friday, 4 August 2017

Hitung-Hitungan Biaya Membangun Rumah Minimalis

Hitung-hitungan biaya membangun rumah minimalis harus dilakukan untuk mengetahui dana yang diperlukan dalam pembangunan. Rumah adalah tempat untuk berlindung setelah beraktivitas seharian di luar. Untuk itu, rumah harus dibuat dengan aman, nyaman dan indah sehingga diperlukan rencana yang matang agar nantinya kita betah berada di rumah.
Hitung-Hitungan Biaya Membangun Rumah Minimalis
Memiliki rumah adalah idaman bagi semua orang, terlebih bagi mereka yang baru saja menikah. Sekarang ini, desain minimalis merupakan salah satu desain rumah yang sangat diminati. Tidak butuh lahan yang begitu luas untuk membuat rumah minimalis ini. Memiliki rumah sendiri adalah salah satu bentuk kemandirian anak setelah menikah. Namun, untuk bisa membeli rumah maka kita harus menyiapkan dana terlebih dahulu.
Hal inilah yang membuat kebanyakan orang merasa pesimis, apakah bisa mereka membayar rumah dengan gaji UMR saat ini. Mungkin membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menunggu uangnya terkumpul, padahal kebutuhan akan rumah tidak dapat dielakkan lagi. Awalnya Anda bisa membeli tanah terlebih dahulu di lokasi yang diinginkan. Setelah itu, barulah susun rencana yang matang mengenai pembangunan rumah, seperti menghitung biaya bangun rumah sendiri.
Berikut ini adalah hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam hitung-hitungan biaya membangun rumah minimalis:
1.      Tenaga kerja
Terdapat tiga sistem pembayaran tenaga kerja, yaitu sistem harian, borongan jasa dan borongan penuh. Ketiga jenis tersebut memiliki hitung-hitungan yang berbeda. Untuk sistem harian, biasanya tenaga kerja dibayar sekitar Rp 100-150 per hari. Kemudian untuk biaya borongan jasa dibayar sekitar Rp 600ribu-Rp 800ribu per meter persegi. Sedangkan untuk biaya borongan penuh memiliki perhitungan yang lebih tinggi, yaitu sekitar Rp 3-5 juta per meter persegi. Sistem borongan jasa hanya menyediakan jasanya saja sehingga material harus disiapkan sendiri oleh pemilik rumah nantinya. Apabila kita lihat dari sisi waktunya, maka sistem borongan lebih efisien dibandingkan sistem harian, tapi jika sudah selesai dan ingin mengubah rumahnya maka sistem harian dirasa lebih cocok karena perubahan desain rumah bisa dilakukan hanya dalam beberapa hari.
2.      Luas tanah dan bangunan
Sebelum membangun rumah maka Anda harus tahu terlebih dahulu berapa luas tanah yang Anda miliki dan berapa luas bangunan yang hendak dibuat. Jika sudah mendapatkan luas rumah yang hendak dibangun maka perkirakan biaya pembangunan rumah, seperti pembelian pasir, semen, batu bara atau material yang lain. Akan lebih baik jika Anda mengomunikasikan kebutuhan material ini pada kepala pekerja agar material dapat tersedia dan pembangunan bisa segera diselesaikan.
3.      Biaya lainnya
Pada pembangunan rumah, tidak mungkin jika kebutuhan kita hanya pada material dan tenaga kerja saja, melainkan ada kebutuhan lain yang juga harus mendapatkan perhatian, seperti pembangunan taman, penambahan ornamen atau lain sebagainya. Anda harus bisa menerka biaya yang akan dikeluarkan untuk biaya tambahan ini. Untuk lebih mudahnya Anda dapat menetapkan 10% dari keseluruhan total anggaran untuk biaya lainnya sebagai cara menghitung biaya bangun rumah.
Tips Menghemat Biaya Pembangunan Rumah
Rumah adalah tempat berlindung dari berbagai macam musim dan cuaca yang ada di lingkungan kita. Namun tidak semua orang memiliki rumah. Biasanya, keluarga baru akan merencanakan pindah ke rumah barunya. Pembangungan rumah untuk keluarga harus dibuat dengan senyaman mungkin dan aman.
Tentu saja pembangunan ini akan membutuhkan biaya yang mahal jadi kita harus menyediakan dana tersebut. Bahkan, banyak di antara mereka yang tidak jadi pindah karena tidak dapat membangun rumah. Harga yang tinggi menjadi salah satu alasan mengapa biaya pembangunan rumah perlu dihemat. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan dalam menghemat biaya bangun rumah sederhana:
1.      Tenaga kerja profesional yang bisa dinegosiasi
Pembangunan rumah yang dilakukan oleh pekerja profesional maka pekerjaannya bisa segera selesai dan hasilnya memuaskan. Namun, Anda bisa bernegosiasi mengenai harga pekerja tersebut. Diskusikan dengan pekerja hingga sedetail mungkin hingga mendapatkan harga yang pas.
2.      Pilihan bahan baku
Sekarang ini, semakin banyak merk bahan bangunan yang beredar di pasaran. Hal ini tentunya membuat kita bisa menyesuaikan sendiri bahan seperti apa yang dicari dan harganya. Untuk menekan biaya pengeluaran maka Anda dapat menurunkan level bahan bangunan tanpa harus mengurangi banyak fasilitasnya. Meskipun Anda menginginkan harga yang murah untuk pembelian material tapi Anda juga harus tetap memperhatikan dan lebih mengutamakan kualitas dari bahan material tersebut. Tapi jika Anda ingin membuat rumah bertingkat maka biaya bangun rumah 2 lantai juga akan bertambah.
3.      Lokasi lahan pembangunan rumah
Lokasi tanah ternyata tidak hanya berpengaruh pada harga tanahnya saja, melainkan juga harga pembangunan rumah. Tanah yang berada di lokasi strategis kemungkinkan besar biaya yang harus dikeluarkan lebih besar.
Demikian cara hitung-hitungan biaya membangun rumah minimalis agar lebih hemat.

No comments:

Post a Comment

About Us

Harga RumahJOGJA

Kami adalah Situs khusus Jual Beli Tanah dan Rumah khususnya daerah Yogyakarta. Siap melayani Transaksi Jual Beli Tanah Maupun Rumah untuk kebutuhan Investasi maupun Tempat tinggal Anda.


: [email protected]








Popular Posts

Formulir Kontak